Kamis, 13 Desember 2018

Melihat Kandungan dalam Kepiting

Menu seafood dgn bahan mutlak kepiting terbukti digilai tak sedikit orang. Itu terkesan dari tak sedikitnya resto hingga warung pinggir jalan yg menyaapabilan menunya untuk hebat pembeli. Dibalik cangkang kerasnya, kepiting punya tak sedikit kegunaaan tetapi juga tak sedikit mudharat.

Melihat Kandungan dalam Kepiting

Kalian suka menu kepiting? Hindari konsumsi berlebihan apalagi bagi penderita asam urat. Kepiting mengandung basa purin yg bisa menambah kadar asam urat dalam darah. Jadi, pengidap penyakit asam urat lebih baik menghindari dan sangat membatasi konsumsi kepiting.

Keasikan menyantap kepiting terbukti kadang membikin kami lupa diri. Waspada! Kepiting mengandung kolesterol dgn angka lumayan tinggi kurang lebih 76 mg/100gr. Konsumsi kolesterol per hari yg dianjurkan maksimal kurang lebih 300 mg. So, menyantap kepiting ukuran sedang dalam sehari telah lumayan untuk memperoleh semua kegunaaannya. Jangan berlebihan!

Tetapi jangan takut, kepiting juga kaya kegunaaan kok. Umpama saja kandungan protein kepiting tak lebih lebih kurang lebih 22 gr/100 gr. Kandungan asam aminonya juga lebih lengkap. Asam amino yg jumlahnya paling tinggi tiap 100 gramnya merupakan glutamate 3474 mg, aspartat 2464 mg, arginin 1946 mg, lysine 1939 mg dan leusin 1768 mg.

Semacam halnya fauna laut lainnya, daging kepiting juga kaya asam lemak Omega 3 yaitu setidak sedikit 407 mg /100 gr. Asam lemak Omega 3 berkegunaaan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah jadi mencegah penyakit jantung, berperan dalam menambah kekebalan tubuh, menambah kegunaaan sistem syaraf dan kesehatan mata, dan menambah kecerdasan otak bila diberbagi sejak dini.

Kepiting juga mengandung vitamin B12 yg tinggi yaitu kurang lebih 10,4 mcg/100 mg. Kandungan ini telah sanggup mencukupi keperluan harian vitamin B12 sebesar 174%. Nah, mulai sekarang, konsumsilah kepiting dengan cara bijak.